Wolfe, Khazanah - Tanpa kita sadari, dengan mudah kita meletakkan uang kepada toko dan kedai kafir musyrik, yang tak seaqidah dengan kita. Kita belanja, dan memborong berbagai macam kebutuhan rumah tangga. Padahal, pemilik warung atau toko itu adalah kafir musyrik, yang sedikitpun mereka tak simpatik kepada agama kita.
Sebaliknya, jika kita makan dirumah makan kafir musyrik, dengan serta merta kita bertanya; ini rumah makan siapa? Siapakah pemilik rumah makan ini? Seakan, kita tak mau sedikitpun makan makanan yang tak halal. Sementara, ketika belanja dikedai kafir musyrik tadi, secara tak langsung kita memperkaya dan memperkuat ekonomi mereka. Dengan ekonomi kuat, maka agama mereka semakin kuat. Begini, saya ingin katakan bahwa kita sebenarnya belum berjihad dalam menegakkan aqidah islamiyah dari sisi ekonomi. Kita menganggap bahwa meletakkan uang harian dan belanja harian kepada kafir musyrik itu: di luar pantauan Allah. Padahal semua itu dicatat oleh malaikat.
Seharusnya, seratus juta lebih umat di Indonesia yang merdeka atas berkat rahmat Allah ini, tiga bulan saja belanja barang dan makanan di kedai muslim, serta menganggap ini adalah bagian dari jihad ekonomi, maka ekonomi dan perniagaan muslim akan meningkat. Sebaliknya, belanja kepada kafir musyrik itu secara tak langsung melumpuhkan ekonomi umat.**







"Agen poker terbesar dan terpercaya ARENADOMINO.
ReplyDeleteminimal depo dan wd cuma 20 ribu
dengan 1 userid sudah bisa bermain 9 games
ayo mampir kemari ke Website Kami ya www.arenadomino.com
Wa :+855964967353
Line : arena_01
WeChat : arenadomino
Yahoo! : arenadomino"