Sunday, 21 February 2016

Cerewet Mebawa Petaka Atau Kebaikan,,Dalam Ajaran Islam


Memiliki pasangan yang sesuai dengan keinginan kita adalah sebuah anugrah yang sangat berharga. Hidup bersama selamanya akan membuat kita merasa tentram, damai, didekatnya dan bahagia menjalani hari-hari dengannya. Akan tetapi tidak sedikit pula beberapa pasangan yang setelah menikah merasa kecewa karena telah melihat tingkah laku, ucapan atau sikap pasangan diluar dugaan. Itu adalah salah satu alasan kenapa mereka kecewa ialah terkuaknya pasangan kekasih yang terlalu banyak bicara atau cerewet. Cerewet adalah prilaku yang meributkan hal-hal kecil yang sebenarnya tidak perlu di permasalahkan. Akan tetepi tidak selamanya cerewet itu di defenisikan negatif, karena tidak selalu cerewet itu identik dengan sikap yang menyebalkan, menjengkelkan, atau dampak buruk lainnya. Dalam banyak keadaan kecerewetan istri sangat bermanfaat dan terdapat kebaikan di dalamnya.

Shalat yang di lakukan pada sepertiga malam ini di bilang salah satu sunnah yang sangat mulia. Akan tetapi biasanya untuk bangun di sepertiga malam di tengah nyenyaknya tidur rasanya sangat sulit di lakukan. Pada saat seperti ini istri banyak bicara atau cerewet untuk membangunkan kita, Apabila ada suami yang mengalami hal tersebut hendaklah jangan memarahi istri, harusnya bersyukur telah memiliki istri yang mengarahkan kita kejalan ALLAH SWT.

" Dan pada sebagian malam lakukanlah shalat tahajut sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat mu ketempat yang terpuji"
(QS Al Isra : 79)
Apabila cerewet atau banyak bicara dalam hal kebaikan maka itu tidak ada yang salah karna itu pasti bermanfaat bagi orang lain. Sebagai mana Nabi muhammad SAW bersabda :
" Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat hendaklah ia berkata baik atau diam"
(Hadist riwayat Muslim).
Sebuah penelitian dilakukan UNIVESITY OF MARYLAND SCHOOL OF MEDICINE AMERIKA SERIKAT menemukan penyebab mengapa wanita terlahir sebagai makhluk yang banyak berbicara??
Karena otak wanita mengandung protein FOXP2 lebih banyak 30% lebih banyak dibandingkan pria. Protein FOXP2 memiliki tanggung jawab terhadap kemampuan seseorang untuk berbicara dan mempelajari bahasa. Walaupun teorinya wanita lebih crewet dari pada pria, kini ada sebuah kasus dimana pria justru lebih banyak bicara dari pada wanita. Namun meski demikian, tidak semua cerewetnya pria merupakan suatu hal yang negatif, menrut sikolog Bondan Senoprasetiadi cerewet pada pria harus didefinisikan dulu, karena bisa jadi mereka cerewet karena mereka detail terhadap sesuatu. Sedangkan cerewet itu berlaku apabila seseorang bicara tanpa ada tujuan dan tema yang jelas.
Karena pada dasarnya cerewet atau banyak bicara adalah sifat yang tercela yang tidak disukai oleh Rosulallah SAW. Sebagai mana beliau bersabda:
" Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh tempatnya dariku pada hari kiamat adalah orang yang terlalu banyak bicara  dan memfasih-fasihkan lisannya agar dipuji dan orang yang sombong" (Hadist Riwayat Al Tarmidzi)
Jika kita sadari memiliki pribadi yang cerewet atau banyak bicara, maka kita harus instropeksi diri. Apakah cerewetnya kita itu lebih banyak dalam hal kebaikan atau justru kebalikannya.
Karena sesungguhnya banyak bicara itu bisa jadi petaka atau bahkan bisa jadi pahala bagi kita.
Semoga informasi ini dapat menyadarkan kita jadi orang yang banyak bicara itu ada baik dan buruknya.

0 komentar:

Post a Comment