Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Saturday, 26 March 2016

Rumah dan Bengkel Warga Suka Damai Rata Dilalap Sijago Merah

Wolfe, Singkil - Satu unit Rumah dan Bengkel Sepeda Motor milik keluarga Indra Ginting warga Suka Damai, Aceh Singkil hangus dan menyisakan arang setelah diamuk si jago merah ditengah Malam sekitar pukul 02.00 wib Sabtu 26 Maret 2016.

Memang pada saat peristiwa nahas itu terjadi Indra bersama anak dan Istrinya menginap di rumah orang tuanya Erwin di Tran Nelayan desa tetangga sebelah yang tidak jauh dari rumahnya diperkirakan beberapa ratus meter saja.

Menurut keterangan warga setempat api yang membakar rumah Indra Ginting diketahui setelah membesar, apalagi kontruksi bangunan rumah tersebut berbahan kayu.

''Api diketahui setelah membesar dan terlihat terang benderang, serta hawa kenapa terasa sangat panas, setelah diketahui rupanya kebakaran yang sudah tidak mungkin dipadamkan lagi,'' ujar Bram warga setempat.*



foto: Architek.com

Tuesday, 22 March 2016

Soal Aplikasi Online, Menteri Jonan: Tidak Perlu Ubah Regulasi.

Wolfe, Jakarta - Keberadaan angkutan Online Berbasis Aplikasi mulai menuai pro kontra. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan tidak perlu dilakukan perubahan regulasi atau Undang-undang terkait hal itu.

''Saya kira nggak perlu diubah regulasinya. Sudah ada semua tinggal ikuti. Apa yang perlu diubah?,'' kata Jonan saat menggelar Jumpa Pers dikantornya, jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta pusat Selasa(22/3/2016).

Undang undang yang dimaksud adalah Undang undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan. Jonan mengatakan UU tersebut tidak perlu direvisi.

Sementara terkait intruksi Presiden Jokowi yang memerintah adanya asas keadilan, Jonan mengatakan bahwa asas keadilan yang dimaksud yaitu semua angkutan umum diperlakukan sama.

''Loh asas keadilan tanya saya, saya Menteri tekhnis. Asas keadilan itu semua platform sama, ururs izin, Badan usaha, seperti, kalo supir Sim A Umum ya Sim A semua, itu asas keadilan,'' ujarnya.

UU Lalu lintas angkutan jalan tidak mengurus sitem reservasi, proses bisnisnya nggak diurus anda pakai IT atau tidak, kita itu mengatur sarana dan prasarana transportasinya yang dimasalahkan itu,''jelasnya.

Namun menurut Jonan, angkutan online berbasis aplikasi harus didaftarkan seperti angkutan umum lainnya.

''Kita terapkan Undang undang. Kalau daftar ya urus didaftarkan, kalau KIR ya urus di KIR. Di KIR ada yang bilang tadi saya lihat di tv ada yang bilang KIR itu bisa cek dengan sistem aplikasi, ya makanya tiap 6 bulan deck ya di chek dengan aplikasi, mobilnya dikasih stiker dan sebagainya,'' katanya.




Sumber: detik.com

Selama 2 Bulan Bocah Pengemis Hasilkan Rp 22 Juta

Wolfe, Banjar - Ketika Satuan Polisi Pamong Praja(Pol PP) kota Banjar melakukan operasi di sekitar Lampu Merah Kota Banjar lokasi pengamen dan pengemis melakukan aktivitasnya di sekitar lampu merah Kota Banjar, mereka menangkap seorang pengemis yang memegang uang jutaan rupiah.

kepala Sat Pol PP Kota Banjar Yayan Herdiana kepada wartawan Selasa(22/3) mengaku kaget saat mengetahui ada salah satu pengemis membawa uang tunai Rp 3 Juta dan tabungannya mencapai Rp 19 Juta.

Yayan mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, uang sebesar Rp 22 Juta diperoleh dari hasil mengemis selama dua bulan. Uang hasil mengemis tersebut ditabung disalah satu Koperasi. Saldo tabungan dimiliki pengemis itu ada uang sebesar Rp 19 Juta.

Pengemis tersebut berinisial AC(26 Tahun) warga kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar Jawa Barat. Rata-rata penghasilan AC setiap hari mencapai Rp 350 Ribu. Dikatakan Yayan, uang sebesar itu setiap hari didapatnya dari hasil mengemis diwilayah Kota Banjar.

Yayan menjelaskan, Operasi Sat Pol PP sendiri bertujuan menegakkan peraturan Daerah. Jadi, Sat Pol PP melakukan operasi dalam upaya menertibkan kota Banjar dari pengemis, pengamen dan Gelandangan.

Pengamen dan Pengemis yang berhasil diamankan Sat Pol PP diserahkan ke Dinas Sosial(Dinsos) Kota Banjar. Mereka selanjutnya akan ditangani Dinsos karena telah melanggar peraturan daerah tentang ketertiban.


Sumber: Republika

Siswa SMAN 2 Gunung Meriah Diterapkan Pola Penekanan Pembinaan Karakter

Wolfe,Singkil – Siswa dan Siswi SMAN 2 gunung Meriah mulai dilakukan pembinaan Karakter, mulai dari karakter disiplin, kesopanan dan Akhlak serta Aqidah guna menekan karakter negatif dari Siswa dan Siswa itu sendiri.

Kepala Sekolah SMAN 2 Gunung Meriah ditemui wartawan Senin(21/03/2016) diruangan kerjanya menyebutkan, proses pembinaan Karakter dimulai dari jam 07.45 wib jam masuk belajar para SSiswa dan Siswi bersalaman ketiap-tiap Guru, lalu tiba waktu Zuhur semua harus Shalat.

"Selain itu seorang Guru harus memberikan contoh yang baik terhadap muridnya, seperti menceritakan pengalaman sekolahnya dahulu dengan banyak membaca akan bertambah ilmu, apapun jenis bacaannya, seperti Ilmu pengetahuan sains, Cerpen, sastra dan lain-lain," ujarnya.

Kemudian selama jam pelajaran berlangsung, lanjutnya, setiap guru diberi tugas mengawasi lingkungan belajar Siswa, bila ada anak yang bandel dan bermasalah, kita akan bekerjasama dengan Orang tua /Wali Murid dalam menanganinya, seperti memanggil orang tua Siswa yang bersangkutan dan menyampaikan kepadanya bila ada permasalahan.*

Saturday, 19 March 2016

Tarmizi A Karim Silaturahmi Ke Aceh Singkil

Wolfe, Singkil – Tarmizi A Karim, didampingi Istrinya dan Sofyan Dawud berkunjung ke Aceh Singkil dalam rangka bersilaturahmi dengan Masyarakat Aceh Singkil. Pertemuan tersebut di gelar Sabtu(19/03/2015)) di rumah makan Sibolga Kota Rimo, Aceh Singkil.

Hadir dalam pertemuan itu Sejumlah Masyarakat yang kompleks dari berbagai suku, menurut adat merupakan bahagian dari sejumlah raja-raja, mulai Raja tanjung Mas, raja Trumon, Raja belegen, dan sejumlah raja-raja menurut kesukuan lampau.

Tarmizi yang hadir di tengah-tengah Masyarakat seperti magnet, pantauan wartawan bukan karena karirnya yang pernah menjulang yang pernah dia jabat seperti, Kepala Diklat Kemendagri, Dirjen pedesaan, Inspektur Kemendagri, Pj provinsi Aceh, Pj Kalimantan timur, Pj Kalimantan selatan. namun dia mengatakan, itulah perjalanan yang merupakan sebagai cermin, memang kita tidak bisa melihat, tapi jangan kita terlena, hari esok harus lebih baik dari pada hari ini, sesuai dengan amanat Rasulullah SAW," ujar Putra kelahiran LohkSukon itu.

Dalam Alqur'an allah menceritakan masa lalu. Masa lalu yang mengandung hikmah kejadian tempat berkaca, jika masuk ketempat lobang yg sama itu adalah orang yang merugi. Tapi saya dalam melepaskan kerinduan saya, kepada adek-adek, abang-abang saya ke Aceh Singkil ini. Mari kita menuju masa depan yg sukses. Tekat itu menjadi bulat bila kita bertawakal kepada Allah SWT," Kata tarmizi

Pernyampaian Tarmizi layaknya seperti berdakwah pada hari itu seakan membius Masyarakata undangan pada hari itu. "Hari ini kami akan berjalan bersama-sama rakyat, tiada batas sekat antara kita, konflik-konflik yang telah terjadi suatu dinamika dalam kehidupan ini, mulai saat ini, marilah kita bangun kasih saying diantara kita. Mari kita berpegang pada tali yang kokoh dan jangan kita bercerai-berai,", kata Tarmizi.

Dirinya yang rencana Bakal Calon(Balon) pada Pilgub 2017 mendatang mengatakan timsesnya adalah rakyat, rakyat yang dibentuk sebagai relawan, kita latih mereka. katanya sebagai barisan dalam mengambil simpati rakyat banyak.

Sementara saat ditemui sejumlah wartawan Tarmizi mengatakan, memang belum masuk mekanisme partai, namun sudah mulai mendekati sejumlah partai pendukung seperti PKPI, Nasdem, Demokrat yang nantinya akan dirumuskan pada bulan-bulan Juni 2016 mendatang dan disitu juga akan di tentukan siapa yang akan menjadi Bakal Calon Wakil. Demikian ucap Tarmizi A Karim.*

Thursday, 17 March 2016

Tingkatkan SDM, BPKP Akan Bimtek Aparat Gampong

Foto: Kepala Dinas Inspektorat Kab Aceh Singkil Abdul Gani.

Wolfe, Singkil - Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil sepakat bekerja sama dengan BPKP menurunkan timnya untuk melaksanakan Bimbingan tekhnis(Bimtek) ke setiap masing-masing 4 orang Aparat Gampong pada April 2016 mendatang.

''Lemahnya Sumber Daya Manusia(SDM), dan banyaknya permasalahan dalam pengelolaan dana desa pada tahun 2015 lalu membuktian perangkat-perangkat setiap Desa masih perlu bimtek,'' kata Abdul Gani Kepala Dinas Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil saat di temui Rabu(15/03/2016) diruangan kerjanya.

Kesepakatan inii dilakukan, kata Abdul Gani, sangat disetujui Sekdakab Bupati Aceh Singkil. Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil akan berusaha meningkatkan SDM Gampong dengan cara dibimtek paling lambat April nih sebanyak 3 angkatan dari 116 Desa di Kabupaten Aceh Singkil.

''Kejenuhan yang dihadapi banyaknya laporan dari Masyarakat akan pengelolaan dana desa membuat Pemerintahan setempat terus berusaha meningkatkan kinerjanya, sehingga adanya kesalahan dalam penggunaan dana Desa pada tahun anggaran 2015 lalu itu masih diberikan pertimbangan dan pembinaan,'' timpal Abdul Gani.

Namun, Sambungnya, apabila pada tahun 2016 mendatang masih terjadi indikasi penimpangan-penyimpangan pihak Inspektorat terpaksa mengambil inisiatif langkah tegas sesuai prosesi hukum.

''Banyaknya laporan atas menyimpangnya dana desa sebenarnya banyak atas kesalahan Kepala Desa itu sendiri, kebanyakan melenceng dari hasil Musyawarah namun ada juga laporan yang mengada-ada setelah pihak Inspektorat cek dan ricek dilapangan,'' ujarnya.

Sementara, jelas Abdul Gani, terkait adanya laporan Masyarakat Kepala Desanya ke Polres Aceh Singkil Gampong Kampung Baru, Singkil Utara, Masih kita pelajari lagi apa indikasinya, karena saya belum membaca Laporan Hasil Pemeriksaan(LHP) dari tim Inspektorat. ''Belum saya tanda tanganipun hasil LHP tim Audit Inspektorat,'' kata Abdul Gani.

''Hal itu masih kita pelajari, namun bila fatal kalau sudah masuk Polres, Inspektorat tidak akan campur tangan lagi,'' timpalnya.*

Wednesday, 16 March 2016

PA Gelar Deklarasi Wareeh Mu'allem

Singkil - Kedatangan Wakil Gubernur Aceh Muzakir manap(Muallem) Rabu(16/03/2016)
ke Aceh Singkil dalam rangka Deklarasi Wareeh Muallem di pos tim Pemenangan Pulosarok di pimpin Hj Mawarni, memberikan warna tersendiri hari itu.

Terpantau, bila biasanya Muallem dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Aceh Singkil pasti singgah ke Pendopo Bupati Aceh Singkil di Pulosarok. Namun hari itu Muallem berkunjung ke Aceh Singkil khusus Silaturahmi mulai ke lokasi Tim Pemenangan Rakan Muallem pulosarok yang dipimpin Hj Mawarni dan menggelar Deklarasi Wareeh(Saudara) Mualem di Gedung Serbaguna pulosarok,

Dalam deklarasi wareeh Muallem yang bertujuan silaturahmi memperkuat tali silaturahmi yang dihadiri segenap partai Aceh dan sejumlah kadernya. Dan juga dihadiri Bupati Aceh Singkil Syafriadi, SH , sejumlah anggota DPR dan para tokoh-tokoh Masyarakat Aceh Singkil. Intinya Iwan Syahputra selaku koordinator Aceh Singkil menghimbau warga Aceh Singkil untuk ikut mendukung Muallem.

Sementara Koordinator Wilayah Barat Selatan Sahrial, dalam sambutannya di mimbar juga mensyiarkan bahwa Aceh bukan milik yg punya bahasa Aceh, kendati Aceh Singkil Aceh yang terjauh dengan ragam budaya sangat mempunyai peranan penting di Bumi Serambi Mekkah ini, ''Tanpa Singkil Aceh tidak sempurna'', katanya.

Dikatakan, Aceh Singkil salah satu tiang Pemerintahan yang kuat pengaruhnya di Serambi Mekkah. Bila kita mengingat sejarah Ulama besar Aceh Singkil Syekh Abdurrauf yang terkenal juga dengan sebutan Syekh Kuala. ''Adat bak Sultan Iskandar Muda, Hukom bak Syekh,'' ujarnya.

Jadi, kata Sahrial, Kehadiran Muaalem memberikan semangat baru, jangan memandang Aceh Singkil dengan marga dan bahasa. Tapi pandanglah Aceh Singkil sebagai bahagian Aceh yang pemersatu.

Sementara Mua'allem dalam Sambutannya, menyebutkan, akan beranji memperjuangkan sarana dan prasarana pembangunan di Aceh Singkil. Program kita ya menyentuh rakyat. Kita tidak mendahului Allah.

''Kita mempunya Bupati 12 Kabupaten Kota dari Parta Aceh,132 DPRK dan DPRA di seluruh Aceh. Dan yang paling banyak pemilihan Aceh utara sedangkan untuk wilayah Aceh Singkil kita mengambil keberkahan,'' ujarnya.

Namun, sambungnya, Kita akan tetap komitmen kita majukan Aceh Singkil dalam taraf sarana dan prasarana, Pemerintah Aceh akan menambah anggaran antisipasi banjir.
''Yang penting kita kebersamaan membangun, karena dengan kebersamaan bila dilandasi keikhlasan dan kejujuran, insya Allah semua akan terlaksana,'' Demikian kata Muallem.*

Pemkab Aceh Singkil Seleksi Popda Aceh ke-XIV

Wolfe, Singkil - Disbudparpora Kabupaten Aceh Singkil Rabu(16/03/2016) di lapangan alun-alun Pulosarok, Aceh Singkil gelar pembukaan seleksi Pekan Olah Raga Daerah(POPDA).

Kepala Disbudparpora Kabupaten Aceh Faisal SP,d Singkil kepada wartawan menyebutkan, Seleksi perekkrutan POPDA dilakukan selama dua hari. ''Selama ini tak ada seleksi dalam pegelaran Popda, namun tahun ini kita akan seleksi tiap sekolah 2016 ini untuk ke Langsa Popda, sebab tahun ini telah terbentuk Bapopsi,'' ujarnya.

Nah, dalam hal ini, kata Surkani dari Pihak KONI yang hadir dalam acara tersebut juga, mengatakan tahun ini Bapopsi sudah terbentuk di Aceh Singkil, jadiDiharapkan tgl 20 Maret ini sudah dicantumkan nama-nama yang lolos seleksi cabang Olah raga mendatang ke banda Aceh

Dikatakan ada 9 cabang Olah raga Popda yang ditampilkan di Langsa tuan Rumah Popda mendatang. Yakni Atletik, tenis meja, takraw, tenis, bulu tangkis, karate, Silat ,Volli, dan Basket.**

Monday, 14 March 2016

Wartawan Kesulitan Temui Kepala Rutan Singkil


Wolfe, Singkil - Sejumlah wartawan yang telah berjanji bertemu dengan Kepala Rutan Singkil Katimin. Pertemuan tersebut(11/3) hendak mengkonfirmasi terkait meninggalnya Narapidana Adi Buton.

Sejumlah wartawan mengaku sudah datang pada pukul 10.00 wib pada saat itu. Namun Khatimin tak kunjung muncul-muncul, sebab sehari sebelumnya Katimin sendiri yang meminta para wartawan untuk datang menemuinya.

Salah seorang wartawan Arif, mengaku sudah menunggu dua ja. Kami coba di sms dan tidak ditelepon juga tidak datang. ''Kami sudah lama menunggu sesuai dengan janji padahal ia yang meminta kami untuk konfirmasi kerumah tahanan,'' kata Arif.

Dalam hal konfirmasi terhadap Kepala Rutan bukan saja terkait kronologis tentang Adi Buton yang dipertanyakan, namun juga tentang Narapidana lainnya juga ada yang sakit.*

Saturday, 12 March 2016

LSM BAN Sosialisasikan Bahaya Narkoba Terhadap Pelajar SMP

Singkil - Lembaga Swadaya Masyarakat - Badan Anti Narkoba(LSM - BAN) yang telah berhasil terbentuk yang berbasis di Aceh Singkil mulai siap aksi dalam menyusun program-programnya yang telah lengkap dengan Badan Hukum serta akte Notarisnya.

Dalam melaksanakan program awalnya LSM BAN melakukan Sosialisasi Dampak buruk Narkoba dan apa itu tentang Narkoba untuk memberikan pengetahuan terhadap pelajar SMP Negeri 1 Pasar, Singkil, Aceh Singkil Sabtu(12/03/2016). Bahwasanya BAN melakukan penyuluhan bahaya Narkoba itu terhadap para pelajar bekerja sama dengan Instansi terkait seperti bahagian Dinas Kesehatan, Kepolisian dan militer setempat yang terkait.

''Dalam kegiatan Sosialisasi turut dihadiri oleh Ketua MAA Ustad Rosman Hasymi, Perwakilan Kepolisian Sektor Kecamatan Singkil Babinkamtibmas Arifman, para pelajar SMP 1 setempat dan undangan lainya,'' kata Masdar Mulyadi selaku Bendahara BAN kepada wartawan Sabtu itu.

Jadi, kata Masdar, tahap awal pergerakan LSM BAN yang baru terbentuk ini merintis karirnya mulai dari sekolah ke Sekolah tingkat Menengah pertama dulu, mulai para pelajar SMP Negeri 1 Singkil, SMPN Pulau Banyak Barat, SMPN pulau Banyak, SMPN 1 Singkil Utara. ''Minimal satu kecamatan Satu Sekolah SMP, dan terus berjalan hingga nantinya ke tingkat pelajar SMA,'' jelasnya.

''Jadi di tahap itulah dulu modal awal BAN untuk men-Sosialisasikan bahaya Narkoba yang sudah mengancam anak-anak kita yang diklaim Darurat Narkoba yang mendekati Akut saat ini, sehingga dengan memberikan pengertian akan bahaya dan dampak negatif Narkoba, anak-anak pelajar menjadi tahu, dan dapat sedini mungkin menghindari obat-obatan terlarang itu karena pelajar SMP dan SMA sangat potensial menjadi sasaran empuk para pebisnis kotor seperti Narkoba,'' jelas Masdar.

Masdar menyatakan LSM BAN yang berbasis di Aceh Singkil dipimpin oleh Ridwan Zein, Sekertaris Muslidar, Bendahara dirinya dan anggota sejumlah tokoh-tokoh Masyarakat lainnya yang ikut berpartisipasi Dalam LSM itu. Demikian penjelasan Masdar Mulyadi Bendaharawan LSM BAN Aceh Singkil.






Foto: tribaratanews.com

Friday, 11 March 2016

Tidak Terbukti Pengikut ISIS Pria Lumajang Dilepaskan Polres Singkil

Singkil - Seorang Pria asal warga Lumajang Jawa timur berinisial WH(43) dilepas kembali oleh pihak Polres Aceh Singkil Jum'at(11/03/2016) setelah diintrogasi Reserse. Sebelumnya WH ditangkap warga di Masjid Baiturahman Siompin, Aceh Singkil karena dicurigai simpatisan Islamic State Of Iraq And Syiria(ISIS).

Menurut Informasi yang dihimpun kronologis Pria tersebut, warga merasa curiga lantaran pria yang tinggal di masjid Baiturrahman, Siompin ,sejak kamis siang 10 Maret 2016 dan tanpa melapor kepada aparat gampong setempat.

Sehingga membuat warga setempat menaruh penuh curiga kepada pria yang berperawakan kurus itu dan warga memutuskan melaporkan pria Lumajang ke Polsek Kecamatan Suro dan Koramil Setempat jum'at 11 Maret 2016.

Warga yang ikut nimbrung memeriksa barang-barang WH menemukan HP ditemukan gambar bendera warna Hitam. Atas kecurigaan itulah WH diamankan ke Polres Aceh Singkil.

Kapolres Aceh Singkil AKBP M. Ridwan Sik kepada sejumlah wartawan mengatakan, barang-barang yang dimiliki WH tidak ada yang terkait dengan ISIS. ''Gambar Bendera warna Hitam yang bertuliskan Arab yang ada dalam HP milik WH bukan Bendera ISIS melainkan bendera salah satu Ormas Islam Indonesia yakni Hizbut Tahrir Indonesia(HTI),'' kata M. Ridwan.

Kemudian tulisan tangan yang berisi tentang jihad, juga tidak ada kaitannya dengan ISIS. Menurut M. Ridwan, itu adalah catatan harian milik HTI.

Akhirnya lantaran tidak ada kaitannya dengan ISIS, WH dipersilahkan untuk pulang. Memang, kata M. Ridwan WH hanya membawa kartu keluarga sebab KTPnya tertinggal di Aceh Selatan.

''WH sudah kita persilahkan pulang tadi, setelah diintrogasi dan tidak terbukti pengikut ISIS. Saat ini dia telah ke Aceh Selatan untuk mengambil KTPNya,'' tandas M. Ridwan.

Thursday, 10 March 2016

Narapidana Rutan Singkil Meninggal Dunia Diduga Kesetrum Listrik Kamar Mandi


Singkil Utara - salah satu Narapidana Rutan Cabang Singkil bernama Muliadin(43) yang akrab di sapa tekong Buton meninggal dunia tadi pagi Kamis(10/03/2016) di ruangan tahanannya.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan dari berbagai sumber, Muliadin adalah narapidana atas kasus Ilegal Fishing yang tengah menjalani hukumannya di Rumah Tahanan Cabang Singkil setelah vonis Pengadilan Negeri Singkil sejak tahun 2014 yang lalu yang kabarnya akan bebas  beberapa hari lagi bulan Maret 2016 ini.

Sebelum mendekam di penjara, Buton diketahui berprofesi kesehariannya sebagai seorang Nelayan, yang asli penduduk desa pasar belakang Kecamatan Sibolga, Pemerintahan Kota Sibolga Sumatera Utara. Namun entah pengaruh apa yang membawanya sampai dirinya ikut dalam jaringan Ilegal Fishing di perairan Kepulauan Aceh Singkil dan mendekam di Penjara Rutan Singkil.

Di Rumah Tahanan, yang penuh dengan para Napi lainnya, Buton sudah kurang lebih dua tahun lamanya menjalani hukumannya. Hingga hari nahas itu datang menghampirinya dan membuatnya meregang nyawa sendiri tanpa ada yang mendampingi, entah itu Istri, Anak, orang tua, maupun kerabat lainnya.

Buton dinyatakan tewas tadi pagi Kamis(10/03/2016) akibat terbentur dinding di kamar mandi. Namun belakangan menurut informasi dari petugas rutan terkait, bahwa Buton meninggal akibat kesetrum listrik.

Menurut informasi, para sipir Rutan yang piket waktu itu, prihatin dan segera membawa jenazah Buton ke RSUD Gunung Meriah Aceh Singkil untuk otopsi.*



foto: metro. sindonews.com

Wednesday, 9 March 2016

Ustadz Diundang Berdakwah Ke Tahanan Polres Aceh Singkil

Wolfe, Singkil Utara - Sedikitnya tiga orang Ustadz dari Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil, diundang Kapolres Aceh Singkil AKBP M. Ridwan Sik untuk berdakwah ke Sel tahanan Polres Aceh Singkil Selasa(08/3/2016).

Ketiga Ustadz yang diundang asal Kecamatan Singkohor tersebut yakni, Ustadz Nasaruddin, Ustadz Rahmad dan Ustadz Sulaiman untuk memberikan siraman rohani kepada seluruh tahanan Polres Aceh Singkil yang terlibat dalam berbagai kasus tindak pidana.

Informasi yang diterima dari Kasatres Narkoba Iptu Eko Rendi Oktama SH menyebutkan, Ketiga Ustadz yang berdakwah menyampaikan dua Tema tentang ibadah Shalat dan mengingat mati.

Para Ustadz memberikan siraman rohani didalam sel tahanan Polres Aceh Singkil, dilakukan penjagaan ketat dari Sat Tahti Polres Aceh Singkil demi keamanan dan kelancaran pelaksanaan Kegiatan tersebut.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan Sik mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan bimbingan keagamaan kepada seluruh tahanan Polres Aceh Singkil. ''Acara ini diselenggarakan, untuk mengupayakan adanya perubahan kearah yang lebih baik selama dalam tahanan dan seterusnya setelah keluar dari tahanan,'' Kata Kapolres Aceh Singkil dalam perbincangannya kepada ketiga para Ustadz itu.

Dikatakan, semua para tahanan begitu antusias dalam mengikuti kegiatan siraman rohani tersebut. Dan Muhammad Ridwan di akhir penutupan kegiatan itu menginformasikan akan merencanakan acara Zikir Akbar di halaman Mapolres Aceh Singkil setempat.

Dalam pelaksanaan Dakwah ketiga Ustad tersebut terhadap para Tahanan juga turut di dampingi KBO BINMAS Polres Aceh Singkil Ipda Syafari, dan Kasatres Narkoba Iptu Eko Rendi Oktama SH.*



Foto: Poldaaceh.web.id
Editor: Khairuman

Monday, 7 March 2016

Polres Aceh Singkil Gelar Saweu Kupie Bersama Wartawan

Wolfe, Gunung Meriah - Polres Aceh Singkil gelar Saweu Kupie(coffe morning) bersama tokoh-tokoh Masyarakat dan sejumlah wartawan Aceh Singkil Senin(7/03/2016) di Caffe Extra Meriam Sipoli Rimo, Aceh Singkil.

Rangkaian kegiatan Coffe Morning atau Ngopi pagi bersama itu diisi dengan diskusi, memberikan masukan, dan tanya jawab antar Kapolres dengan Masyarakat dan di fasilitasi oleh PT Dayu Swara, salah satu Radio Swasta di Aceh Singkil.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan Sik menyatakan, program Saweu Kupi ini adalah merupakan program Kepolisian polda Aceh yang bertujuan untuk menjalin Kemitraan. Dan,kata Muhammad Ridwan, sengaja program ini dipusatkan di Kecamatan Gunung Meriah, karena di Kecamatan Ini, Kompleks Akan Kesukuan dan merupakan jalur pertengahan ke berbagai pelosok Kecamatan dan perkampungan.

''Serharap Program ini terus bergulir, dan menjaga suasana Kamtibmas, yang ada di Kabupaten Aceh Singkil berjalan dengan baik,'' Sehingga, kata M.Ridwan Ekonomi bisa berjalan dengan baik kalau keamanan terjadi.

''Saya melihat Masyarakat kita di Singkil sudah bisa menghasilkan ikan yg baik, karena pengebom ikan sudah tertangkap, ini menandakan ekonomi wilayah Aceh Singkil akan baik bila keamanannya terjaga,'' ujarnya.
Dalam hal itu Kapolres Aceh Singkil AKBP M Ridawan Sik meminta wartawan Aceh Singkil kemitraannya Kasus yang ada di wilayah Singkil yang telah tertanganni oleh pihak Kepolisian terus di beritakan untuk mengkampanyekan supaya pihak luar luar daerah tahu, bahwa di Singkil ada juga kejadian yang sangat Kompleks.

Intinyanya, tambah M. Ridawan, bangkit bersama wartawan untuk memajukan Daerah ini.

4 Pelaku Penyelundupan Kayu Resmi Ditahan Polres Aceh Singkil

Wolfe,Singkil - Empat pelaku penyelundupan kayu(Ilegal Loging) yang tertangkap di Subulussalam 18 Februari 2016 lalu resmi ditahan dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Empat Pelaku yang tertangkap atas kayu perambahan Hutan itu yakni NS, BR, SR, dan TT. ''Tertangkapnya empat pelaku terbukti membawa dokumen surat perkayuan yang sudah Kadaluarsa'' Kata Kapolres Aceh Singkil AKBP M. Ridwan Sik dalam Konfrensi Pers pada acara Saweu Kupie Senin(7/3) di Caffe X-Tra Meriam Sipoli Rimo, Aceh Singkil.

Dikatakan pemilik kayu adalah NS dibantu SR salah satu Pegawai Negeri Sipil jabatan Kasi Tehnik Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Singkil.

Dalam Kegiatan Ilegal tersebut, Kata M. Ridwan, Dokumen atau izin pengolahan kayunya sudah kadaluarsa modusnya, diganti tanggal dan tahunnya, dengan begitu kegiatan usaha penyelundupan kayu ilegal ter itu dapat memperlancar.''Jenis Kayu keras dan campuran,'' ujar M.Ridwan.

Jadi, sambung Ridwan, asal kayu dari Subulussalam itu, pemalsuannya bisa jerat hukuman UU no 21 tentang pencegahan dan pemberantasa perusakan Hutan yang Ancamannya 5 sampai 6 Tahun kurungan penjara.

''Kasus maraknya modus Ilegal logging ini masih kita dalami hingga ke penadahnya yang kemungkinan besar cukongnya berada diluar daerah. ''yang jelas ini merupakan pekerjaan Mafia Kayu, Ilegal logging sudah masuk tahap kedua,'' tandas Ridwan.

Dalam agenda tersebut Kapolres juga meminta segenap wartawan Aceh Singkil untuk terus mengkampanyekan betapa bahayanya Kasus Narkoba dimana telah 10 Kasus dan 12 Tersangka selama awal tahun 2016 ini berjalan.

Saturday, 5 March 2016

IAI Al Aziziyah Samalanga Terima Mahasiswa Baru


Wolfe Islami, Bireuen - Institut Agama Islam(IAI) Al aziziyah samalanga Kabupaten Bireuen, menerima calon mahasiswa baru tahun akademik 2016/2017.

Ketua panitia penerimaan Mahasiswa baru IAI Al Aziziyah, Tgk Mukhlisuddin, MA menyebutkan bahwa Al Aziziyah membuka penerimaan Mahasiswa baru di tiga fakultas yaitu, Tarbiyah, Dakwah dan Syariah dengan prodi Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan bahasa arab, Syariah Hukum keluarga, Ekonomi Syariah, Komunikasi Penyiaran Islam, serta Prodi pengembangan Masyarakat Islam.

''Pendaftaran dibuka dalam dua gelombang. Gelombang pertama tanggal 16 April sampai dengan 31 April 2016. Sedangkan Gelombang kedua tanggal 25 Juli hingga 3 Agustus 2016,'' ucapnya.

Sementara, kata Tgk Mukhlisuddin, tempat pendaftaran di kampus utama Al Aziziyah Samalanga, untuk informasi selengkapnya bisa diakses di www.iaia.acid.

''Keunggulan yang kami tawarkan adalah Mahasiswa selain belajar di Kampus, juga sekaligus memperdalam ilmu agama di Dayah seputaran Samalanga,'' Jelasnya.

Tgk Mukhlisuddin menjelaskan, konsep utama adalah kuliah dengan konsep boarding di dayah. Kemudian Keunggulan yang lainnya adalah terakreditasinya Prodi dilingkungan IAI Al Aziziyah Samalangan dan terakreditasi institusi kelembagaannya.(juangnews)



Foto:Peutrang.blogspot.com

Thursday, 3 March 2016

Hama Loreng menyerang, Petani Singkil Terancam Gagal Panen

Singkil - Ratusan hektar tanaman padi di lahan Pertanian Masyarakat Kecamatan, Suro dan Danau Paris, Aceh Singkil rusak dan terancam mati, setelah diserang hama loreng(Grayak).
Hama Grayak ini sejenis ulat dan warnanya loreng hijau seperti seragam tentara.

Ulat Grayak juga adalah ulat hama yang paling ditakuti oleh petani, karena setiap musim panen hama ini selalu ada,'' kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan H Sahbuddin SP di ruang kerjanya, Kamis (3/3).

Ulat tentara ini sudah menyerang padi milik 10 kelompok tani atau sekitar seratusan hektar lebih dari jumlah 1.100,75 hektar tanaman padi di kawasan lahan pertanian Kabupaten Aceh Singkil. "Ini sudah kategori serangan berat," kata Sahbudin.

Dijelaskannya, padi akan cepat mati jika tidak segera di tangani, sebab ulat menyerang dengan memakan mulai dari ujung daun hingga ke batang di umur tanam mencapai 1 bulan (umur muda). Akibatnya padi akan cepat menguning membusuk dan menyebabkan gagal panen.

Ulat grayak mempunyai sifat polyfag (makan semua tanaman) sehingga ulat grayak bukan hanya menyerang tanaman padi, tapi juga menyerang tanaman palawija cabai, bawang merah, dan kedelai. Hama ini dapat menyerang tanaman dengan sangat cepat, bahkan dalam sehari tanaman dapat habis daunnya karena diserang oleh gerombolan ulat grayak ini, terang Sahbudin.

Diperkirakan sudah 60 persen tanaman padi yang diserang, dan sudah dikendalikan. Selanjutnya Dinas Pertanian akan kembali turun kelokasi untuk melakukan pencegahan total sampai selesai.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Babinsa, Penyuluh dan kelompok tani untuk melakukan pencegahan total," ucap Sahbudin.*


Sumber Foto: News.Liputan6.com

Wabup Singkil Buka Sosialisasi PIN Polio Introduksi IPV

Singkil - Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil Kamis(03/03/2016), Wakil Bupati Aceh Singkil Dul Musrid membuka kegiatan pertemuan Advokasi dan Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional(PIN) Polio Introduksi Inactivated Polio Vaksin(IPV).

Program PIN yang kabarnya di rencanakan pada tanggal 8 hingga 16 Maret 2016 mendatang, sebagai bagian dari upaya mewujudkan program nasional di bidang kesehatan. Dan juga merupakan Program Imunisasi Kepada Lintas sektor dan Lintas Program di Level Kabupaten Aceh Singkil.

Dalam acara Dinas Kesehatan yang dipimpin oleh Edi Widodo SKM itu pesertanya adalah seluruh Kepala Puskesmas dan Kepala Pustu, Para Camat seluruh Kabupaten Aceh Singkil turut dihadiri oleh Perwakilan Dandim 0109 Singkil, Perwakilan Polres Aceh Singkil, Perwakilan Kajari Singkil, dan Nara sumber dari Propinsi Aceh Helmi SKM MPH.


Wakil Bupati Aceh dalam sambutannya sekaligus membuka acara itu menyebutkan,
Imunisasi wajib diselenggarakan untuk mewujudkan program nasional dibidang kesehatan dan memerlukan perhatian serius dari sejumlah instansi terkait.

Dikatakan, awal Maret 2016 ini PIN untuk memastikan anak Aceh Singkil telah terlindungi dari Polio. Berbagai sektor pembangunan lainnya, sistem informasi Kesehatan dan Unsur Masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Edi Widodo M Kes menyebutkan, pos-pos PIN nantinya yang tersebar di Kabupaten Aceh Singkil sebanyak 234 pos dengan target anak Balita 5 tahun kebawah.

''Adapun jenis vaksin yang dipakai dalam PIN mendatang ada 4 jenis yakni Vaksin imun tetanus, vaksin imun Hepatitis, vaksin imun radang paru-paru, dan vaksin imun polio,'' ujarnya.**

Potensi Zakat dari Kabupaten Aceh Singkil Berpeluang Sangat Besar

Singkil – Potensi zakat terutama dari penghasilan Aparatur Sipil Negara(ASN), BUMN, BUMD dan Rekanan-rekanan Swasta sangat berpeluang besar untuk Wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Malah jika dibuat regulasi, adanya kesadaran para Dermawan untuk menyalurkan zakat, infaq dan sadakah(ZIS) melalui Baitul Mal, sesungguhnya potensi zakat juga sebagai sumber PAD (pendapatan asli daerah) sangat besar bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

"Pelaksanaan Sosialisasi Mekanisme(Tata cara) kesadaran Zakat, Baitul Mal Aceh Singkil Alhamdulillah baru tercapai tahun ini yang bertujuan untuk mengoptimalkan penerimaan zakat dalam rangka pemberdayaan orang-orang fakir, miskin, amil, muallaf, fisabilillah serta Ibnusabil." Kata Fadli Kepala Baitul Mal Aceh Singkil dalam sambutannya di acara Sosialisasi itu Kamis(03/03/2016) di Gedung serbaguna.

Kepala Baitulmal Utadz Fadli mengatakan,kegiatan Sosialisasi Mekanisme ZIS diadakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada khalayak terutama kepada 300 lebih peserta mulai dari bendahara-bendahara pengeluaran SKPK, Kepala-Kepala kampong beserta bendaharanya, Perwakilan-perwakilan BUMN, BUMD dan undangan lainnya.

"Baitulmal Aceh Singkil antusias melaksanakan dua Program yang akan diimplementasikan tahun anggaran 2016 ini, yakni memberikan beasiswa bagi pelajar-pelajar yang kurang mampu di bidang Agama Islam, hingga ke jenjang perkuliahan. Dan membangun usaha produktif terhadap pengusaha-pengusaha kecil tanpa bunga atau riba, dimana pelaksanaan tersebut sesuai dengan Perbup dan Qanun Aceh," ungkap Fadli.

Wabup Aceh Singkil Dulmusrid, dalam sambutannya menyebutkan bahwa zakat bukan saja perwujudan ketaatan kepada Allah dan Rasul,tapi juga menjadi kekuatan sosial yang berfungsi memperkokoh kebersamaan antar sesama. Banyak kaum dhuafa, fakir miskin dan yatim piatu termasuk juga janda yang ditinggal suami karena syahid di medan perang dapat tertolong oleh tegaknya zakat. "Baitul Mal merupakan lembaga yang diberi kewenangan untuk mengelola dan mengembangkan zakat," ujarnya.

Sosialisasi diikuti 300 lebih orang peserta terdiri dari, unsur dinas/lembaga tehnis, anggota DPRK, UPTD Disdik, kantor kecamatan, instansi vertikal, BUMN/BUMD, Bendaharawan Kampong dan kepala Kampong. Dan Muspida yang hadir pada saat itu yakni Sekdakab Drs Azmi, Kapolsek Singkil Iptu Dodi, Koramil Singkil dan undangan lainnya. Dengan Tema: ''Orang pemurah itu dekat dengan Allah, Dekat dengan manusia, dekat dengan surga dan jauh dari Neraka. Orang kikir jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari Surga dan dekat dengan Neraka''.

"Semoga acara bisa lancar dan sukses. zis adalah kewajiban dinas semua karena itu persiapan kita di yaumil akhir. Setiap manusia itu diwajibkan mendermakan zakatnya sesuai dengan syariat, walau itu pahit,"
Ujar wabup.

Wabup Peringatkan Kepala Kampung Jangan Ada Lagi Program fiktif

Dalam kesempatan itu juga Dulmusrid menyinggung tentang penggunaan dana desa, berhubung ada sebagian Kepala Kampong atau Keucik, Dulmusrid peringatkan banyak kesalahan kepala Kampung yang melakukan fiktif kegiatannya hampir di seluruh tiap-tiap Kecamatan,uangnya ada tapi tidak diselenggarakan, seperti pekerjaan fisik," katanya.

Disini, kata Dulmusrid, jangan pikir saya tidak tahu apa yang terjadi di desa-desa Saya tahu karena selalu koordinasi dengan BPM. " Ternyata program fisiknya yang sudah direncanakan bahkan sudah rampung dalam Musyawarah desa, tapi masih saja bermasalah karena uangnya sudah ditilep duluan sedangkan pekerjaannya tidak dikerjakan. Sengaja saya sampaikan ini khusus kuasa pengguna anggaran dana desa, di tahun ini cobalah untuk memperbaiki," tegas Dulmusrid.

"Dana-dana yang diamanahkan dari Pemkab dan Sumber APBN kepada desa itu saya harap ini bisa berjalan, mudah dikerjakan didunia tapi berat tanggung jawabnya diakhirat nantinya, jadi hati-hatilah dalam mengelola dana desa, semua akan dipertanggung jawabkan baik di dunia maupun di akhirat," tandas dulmusrid.

Tuesday, 1 March 2016

Pengedar Sabu Berbungkus Uang Di Tangkap Polres Aceh Singkil

Subulussalam - Tiga pelaku pengedar Sabu-sabu warga Pemko Subulussalam ditangkap tim Satresnarkoba Polres Aceh Singkil.Penangkapan tiga pelaku yang terbukti pengedar barang terlarang itu Senin(29/2016) sekitar pukul 17.00 wib.

Ketiga pelaku tersebut antara lain, DS(23) warga Pegayo Subulussalam ; MD(29) warga Subulussalam Kota dan JK(29) warga Syekh Kuala, Subulussalam Timur, Pemko Subulussalam.

Dalam keterangan Persnya, Kapolres Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan Sik melalui Kasatres Narkoba Iptu Eko Rendi Oktama SH mengatakan, Kronologis penangkapan tersangka penyalahgunaan Narkotik dan Obat Terlarang(Narkoba) Senin(29/2016) sekitar pukul 17.00 wib.

Target Operasi(TO) berdasarkan informasi dari Masyarakat bahwa adanya transaksi Narkoba golongan 1 jenis sabu sedang melakukan transaksi Obat-obatan terlarang lokasi bersebelahan dengan SDN 2 Subulussalam kota,'' kata Eko.

Jadi tindak lanjut dari laporan warga itu, kata Eko, Tim Satresnarkoba Polres Aceh Singkil segera menuju lokasi, yang dipimpin olehnya. Setelah tim Reserse tiba di TKP berhasil meringkus pelaku dan didapat dari tangan tersangka DS berupa satu macam paket kecil Narkoba golongan satu jenis sabu yang akan dijual dengan harga pengakuan tersangka 4 Ratus ribu rupiah. ''Modus penjualan dibungkus di dalam plastik putih berlist merah, dan dibalut dalam gulungan uang kertas pecahan 5 ribuan,'' ungkap Eko.

Setelah itu, lanjut Eko, introgasi pengembangan tersangka DS bahwa pengakuannya mendapat barang haram tersebut dari MD warga malikul Saleh, Subulussalam Kota. Mendapat informasi dari pengakuan tersangka tanpa membuang waktu, tim res narkoba sembari membawa tersangka DS menuju lokasi TKP lokasi dan berhasil menangkap MD dan menggeledah juga dan mendapatkan info Narkoba yang diperjual belikan miliknya sudah di berikan kepada rekannya yang bernama JK warga Kuala Subulussalam Timur, Subulussalam guna diedarkan dan diperjual belikan.

Kemudian pukul 22:00 wib, menit itu juga tim yang menuju rumah tersangka JK. kebetulan saat penangkapan dilakukan dan penggeledahan dirumah tersangka JK di dampingi perangkat desa dalam pengeledahan di dapat barang haram berupa narkotika gol 1 jenis sabu, yang ditaruh di dinding ruangan tamu rumah JK dan diselip tersangka di lembaran kertas bukti slip tv prabayar miliknya yang tergantung di badan dinding rumahnya.

''Kemudian setelah berhasil meringkus ketiga Tersangka target Operasi didapat satu paket kecil sabu-sabu berbungkus pelastik putih berlist merah, dan barang bukti yang yang terbukti sabu telah diamankan ke Mapolres Aceh Singkil guna pemeriksaan lebih lanjut,'' tandas Eko.*